TUJUH LANGKAH SEDERHANA UNTUK MEMPERODUKSI SEBUAH FILM YANG PERLU KAMU KETAHUI

No Comments

Share In Social Media

View Post690

 

Film adalah media audio visual yang menggambarkan, menceritakan dan menyampaikan banyak hal. Secara teknis proses pembuatan film membutuhkan waktu yang  panjang dan tentunya melelahkan.

 

Sebagai orang awam kamu pastinya tidak begitu paham proses pembuatan sebuah film secara teknis maupun non teknis, mulai dari pra produksi sampai proses produksi.

 

Penonton sebuah film  hanya bertindak sebagai penikmat, jika filmnya bagus komentar positif akan dilontarkan, tapi jika filmnya jelek tak segan memberikan cacian dan kritikan pedas.

 

Kamu sebagai penonton memang tidak perlu perduli  dibalik layar proses pembuatan sebuah film, tapi dengan membaca tujuh langkah pembuatan film berikut ini akan menambah sedikit pengetahuanmu dalam dunia perfiliman, dan juga akan membuatmu lebih menghargai sebuah karya.

 

Bagaimana pun juga film adalah sebuah karya yang melibatkan banyak kerja sama tim dan ada proses kreatif di dalamnya.

 

Sebenarnya apa sih yang harus dilakukan dan dipersiapkan sebelum memproduksi sebuah film? Tujuh langkah sederhana berikut ini mugkin akan sedikit memberikan gambaran ke kamu tentang proses pembuatan sebuah film.

 

1. Mempersiapkan Skenario

 

https://www.wikihow.com

 

Skenario adalah langkah awal dan paling dasar sebelum memproduksi film. Skenario ibarat lahan yang harus dipersiapkan sebelum menggarap sebuah  film. Proses pembuatan skenario dimulai dari ide cerita, sinopsis dan genre film yang akan diproduksi

 

Para pembuat film biasanya mempercayakan orang-orang handal yang sudah memiliki pengalaman yang panjang dalam menulis skenario.

 

Untuk film-film yang diangkat dari kisah nyata atau pun novel pastinya membutuhkan teknis penulisan skenario yang lebih profesional.

 

Setelah skenario sudah dalam tahap final draft dan siap untuk difilimkan, barulah proses pembuatan film dimulai. Bisa disimpulkan bahwa skenario adalah pundasi dan salah satu  hal yang vital dalam pembutan sebuah film.

 

2. Menentukan Budgeting

 

https://www.wikihow.com

 

Budgeting adalah hal yang paling penting dalam memproduksi sebuah fillm. Film tidak bisa diproduksi tanpa ada budget, dan yang mendanai produksi film adalah produser. Produser bertanggung jawab dan bertugas untuk menghimpun biaya produksi.

 

Production House merupakan perusahaan yang memperoduksi sebuah film. Production house akan menghitung secara detail budget sebelum film di produksi, mulai dari biaya syuting, honor artis dan kru sampai dengan biaya marketing.

 

Baca Juga: LIMA FILM FANTASI HOLLYWOOD ADAPTASI DARI NOVEL, YANG SUKSES MERAUP PENDAPATAN JUTAAN DOLLAR

 

Biaya pembuatan sebuah film tergantung dari kesulitan dan jenis film yang akan diproduksi, rata-rata biaya pembuatan film Indonesia satu sampai dengan puluhan milyard.

 

Tidak ada angka yang valid terkait dengan biaya produk sebuah film tanah air, tergantung dari jenis film yang di produksi. Sementara Hollywood bisa menelan biaya produksi sebuah film sampai ratusan milyard .

 

3. Mengumpulkan Kru dan Pemain

 

https://www.wikihow.com

 

Setelah budget sudah ditentukan langkah selanjutnya adalah mengumpulkan kru dan pemain. Pembuatan sebuah film membutuhkan kerjasama tim yang melibatkan kru dan pemain.

 

Jadi sebelum film diproduksi production house selaku perusahaan yang memproduksi sebuah film, harus mencari tim yang solid dan sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing

 

Kru pembuatan film secara teknis  dibagi dalam dua kategori yakni:

 

Tim Non Artistik yang meliputi : Producer, Executive Producer, Line Producer,Production Manager dan Unit Manager.

 

Tim Artistik yang meliputi: Sutradara, Asisten Sutradara dan Pencatat Skrip Penata Kamera, Asisten Kamera dan Still Photo Penata Artistik, Penata Rias dan Busana, Penata Lampu, Penata Suara dan Penata Musik serta Penata Editing.

 

4. Proses Reading sebelum syuting

 

http://www.wionews.com

 

Reading merupakan proses yang harus dilakukan dalam pra produksi sebuah film. Dalam tahapan ini semua pemain dikumpulkan untuk melatih dialog dan penjiwaan karakter, sehingga saat proses syuting berjalan para pelakon tidak kesulitan lagi mendalami karakter yang mereka perankan.

 

Biasanya proses reading dilakukan beberpa bulan sebelum syuting dimulai. Ketika reading para pemain dituntut untuk mengucapkan dialog dengan tepat, memahami karakter yang mereka perankan.

 

5. Hunting Lokasi Syuting

 

www.indiaeducation.ne

 

Langkah berikutnya dalam memproduksi sebuah film yang tidak kalah penting adalah memburu lokasi syuting.

 

Kru yang bertugas mencari lokasi syuting yang tepat dan tentunya sesuai dengan adegan dalam yang dipaparkan dalam skenario.

 

Baca Juga : LIMA PENYANYI HITS INI BERKARIR DI HOLLYWOOD, TAPI MEREKA BUKAN WARGA AMERIKA LHO

 

Lokasi syuting juga harus mudah dijangkau, aman dan tentunya sudah mendapatkan izi dari pihak-pihak terkait.

 

Lokasi syuting juga harus didekorasi sesuai dengan scene yang sudah dipaparkan dalam skenario, dan tidak jarang setting yang apik dalam lokasi syuting membutuhkan budget yang lebih  besar.

 

6. Proses Syuting dan  Editing

 

https://www.moviemaker.com

 

Selanjutnya adalah proses produksi film yaitu syuting. Setelah hal-hal teknis sudah dipersiapkan dalam tahapan pra produksi, seperti skenario, budget, kru, lokasi syuting dan properti, saatnya melakukan proses syuting dan pengambilan gambar secara sinematografi.

 

Dalam proses ini sutradara memiliki kapasitas mutlak untuk mengarahkan skenario dan mengeksplorasi akting para pemain.

 

Sutradara memiliki peranan  penting dalam keberhasilan sebuah film secara komersil maupun kualitas. Dan selama proses syuting sutradara harus mampu menggarap film dengan baik, sehingga menjadi film yang mendapakan perhatian dan apresiasi dari penonton.

 

Setelah proses syuting selama satu sampai dengan tiga bulan, tahap selanjutnya adalah proses editing.

 

Dalam tahap ini dilakukan proses pengumpulan, menata, dan membuat materi-materi ( shot-shot hasil gambar suara atau animasi ) menjadi suatu kesatuan yang bisa menceritakan sebuah film melalui gambar dan suara, yang dikenal dalam perfiliman tahap editing( Sumber: Goodman dan Mc Grtah, 2003:5) .

 

Proses editing merupakan salah satu bagian yang paling teknis sebelum film diluncurkan secara komersil di layar lebar.Dan benar-benar harus diperhatikan bagian mana yang  adegan mana yang perlu di cut

 

7. Promosi dan strategi marketing

 

https://hiveminer.com

 

Setelah semua proses pembuatan film selesai dan siap untuk ditayangkan secara komersil di layar lebar, langkah terakhir yang harus dilakukan adalah tahap promosi dan pemasaran.

 

Production House harus merancang strategi promosi sebelum tayang. Promosi bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa media melalui iklan, seperti sosial media, media masa, televisi atau pun iklan-iklan baliho di jalanan.

 

Tim marketing memiliki peranan penting untuk mempromosikan sebuah film, agar calon penonton tertarik dan tergoda untuk menonton film tersebut di bioskop.

 

Follow Me In Social Media
Categories: MOVIE Tags: Tags: , ,

Leave a Reply