SWEET 20, MISS GRANNY ALA NUSANTARA

4 Comments

Share In Social Media

View Post5119

SWEET 20, MISS GRANNY ALA NUSANTARA

 

“Menarik, Menggelitik dan Super Entertainment”

Di tengah munculnya persaingan perfiliman lokal yang baru terasa di tahun ini, Sweet 20 hadir di moment yang tepat. Surat kecil untuk Tuhan, Jailangkung dan Insya Allah syah adalah sederet film-film nasioal yang hadir bersamaan dengan Sweet 20 di moment lebaran. 

 

Aroma persaingan film-film indonesia mulai terasa layaknya film-film Hollywood. Dan yang cukup menggembirakan adalah, film-film yang dilepas saat lebaran tersebut berlomba-lomba meraih jumlah penonton, dan sangat terlihat persaingan sengit untuk memperebutkan gelar box office.

 

Tapi diantara empat film yang disuguhkan, Sweet 20 yang paling mencuri perhatian walaupun masih tertinggal jauh dibadingkan jailangkung dalam perolehan penonton. Ditengah spekulasi dan pertanyaan aneh dari orang-orang yang tidak mengerti perihal film adaptasi, sweet 20 justru mampu menyajikan komedi yang super lucu dan drama yang mengharu biru.

 

 

Sweet 20 adalah film hasil olahan adaptasi dari Miss Granny asal Korea selatan yang tayang 2014 silam. Film ini sudah diadaptasi di sejumlah negara seperti China, Vietnam, Thailand dan Filipina. Mengadaptasi sebuah film yang sudah melanglang buana di deretan box office tentu membutuhkan banyak kreativitas. Membuat sweet 20 dengan ide cerita Miss Granny tapi disajikan dan dibalut dengan sentuhan lokal merupakan sebuah tantangan besar.

 

Upi selaku penulis skenario yang sudah memiliki jam terbang dan pengalaman yang panjang mampu mengeksekusi sweet 20 menjadi film indonesia sepenuhnya. Tak ada unsur korea sedikit pun didalamnya. Dialog-dialognya  lokal banget, Pemilihan kostum, lagu dan cara para tokohnya mengekspresikan karakternya sangat menggambarkan kehidupan sosial lokal. Setiap dialog yang diucapkan Tatjana Saphira sangat menggelitik dan lucu alami.

 

 

Komedi dalam film ini bukan ala Raditia dika dengan masalah kejombloan dan trik-trik merebut hati cewek. Bukan pula komedi ala Ernest Prakasa dengan sentuhan rasis etnis Tiongkok dan lain sebagainya. Sweet 20 adalah komedi drama yang berbeda, membuat penonton tertawa lepas tanpa berusaha keras. Popularitas Ody C.Harahap mungkin tak terlihat menonjol sebagai sutradara, tapi tak bisa dibantahkan lagi bahwa ia berhasil menggarap Sweet 20 menjadi film yang menghibur.

 

Cara dia menghidupkan karakter setiap pemain membuat penonton lupa bahkan mungkin tidak kepikiran bahwa film ini adalah adaptasi  Miss Granny dari Negeri gingseng. Semua unsur dan pendukung dalam film ini disajikan dengan nuansa Indonesia. Mulai dari kostum, dialog, karakter, sinematografi dan soundtrack.

 

Mengarahkan dan menghidupkan  kerakter nenek  70 tahun yang tiba-tiba menjadi gadis jelita 20 tahun tentu bukan perkara gampang. Lihat saja bagaimana Tat Jana Saphira mengekspresikan gestur tubuh nenek-nenak 70 tahun dalam dirinya, pas dan menyakinkan.

 

 

Pemain-pemain lain seperti Slamet Raharjo, Tika Panggabean, Kevin Julio,Niniek J Karem saling bersinergi untuk menciptakan drama komedi yang layak tonton. Mereka berhasil membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal.

 

Tatjana Saphira adalah bintang dalam film ini. Ia bukan artis piala citra dengan rentetan film-film yang mampuni. Sebelum ia bermain dalam sweet 20 mungkin tak banyak yang mengenal sosoknya. Bahkan sebagian besar penonton lupa film apa yang pernah ia mainkan.

 

Tapi dengan penampilanya yang memukau di film ini akan membuatnya menjadi artis berkelas. Ia tampak menonjol dan bersinar memerankan nenek tujuh puluh tahun. Mungkin saja Sweet 20 akan menjadi salah satu adaptasi terbaik Miss Granny.

Follow Me In Social Media

4 Responses to “SWEET 20, MISS GRANNY ALA NUSANTARA”

  1. Nice post. I used to be checking constantly this blog and I am inspired! Extremely useful information specially the final section 🙂 I care for such information much. I used to be looking for this particular information for a very lengthy time. Thanks and best of luck.

Leave a Reply