MONGOLID YANG TERMARGINALKAN

9 Comments

Share In Social Media

View Post5994

MONGOLID YANG TERMARGINALKAN

MENAKLUKAN HOLLYWOOD

Hollywood adalah kiblat dan plagiat industri hiburan dunia. Berbasis di negara penguasa peradaban Amerika serikat. Berkarir di Hollywood bukan perkara gampang apalagi bagi etnis mongolid seperti orang-orang Asia.

Orang-orang asia dengan segudang bakat sekali pun akan mengalami kesulitan untuk melebarkan sayap di Hollywood. Mereka harus mengerahkan kerja keras berlipat ganda agar bisa diterima dengan penuh hormat di negara Paman Sam itu.

 

Berbeda dengan orang-orang kulit putih dari Eropa atau pun Australia yang sepertinya langkah mereka lebih mulus untuk diterima di Hollywood dibandingkan orang asia atau pun Afrika. Orang-orang kulit putih dianggap mampu merepresentasikan Hollywood secara global.

Sedangkan orang-orang asia hanya dijadikan selingan jika tampil di film-film atau pun serial Hollywood. Mereka kerap menjadi pemanis yang nongol dalam dua atau tiga scene untuk mewakili budaya mereka yang kebetulan terdapat dalam cerita. Bahkan orang-orang Asia yang mencoba memburu karir di Hollywood hanya dijadikan sebagai lelucon dimana logat, kemiskinan atau pun gaya hidup mereka dijadikan sebagai objek.

Bisa dihitung dengan jari berapa biji aktor atau pun aktris Asia yang melanglang buana di Hollywood. Jackie Chan dan Jet lee dua aktor kawakan dari asia timur yang benar-benar bisa menapaki karir di Hollywood dan diterima dengan baik, itu pun karena mereka memiliki bakat di atas rata-rata dan masih sering menjadi orang asia di film-film mereka.

Gong li dan Micele liuh dua aktris asia yang cukup mampu menunjukan taji di Hollywood. Mereka kerap bermain di film-film bergengsi Hollywood, berperan sebagai orang asia maupun sebagai non asia.

Di tahun 2015 muncul aktris asal India Priyanka chopra yang mencoba melebarkan sayapnya di Hollywood melalui serial Quantico. Sebelumnya Priyanka sudah membintangi lima puluh film Bollywood dan sudah berduet dengan penyanyi internasional, seperti Pitbull dalam Exotic dan Will am dalam single welcome to my city.

Kini Priyanka mampu berjaya di Hollywood lewat serial Quantico yang sudah tayang dihampir lima puluh negara dan mendapatkan rating yang sangat tingi di Amerika. Priyanka Chopra pun akan segera unjuk gigi di film Baywatch yang diangkat dari serial fenomenal di era sembilan puluh. Ia akan berduel dengan The rock dan Zac Efron di film Baywatch. 

Sangat jarang sekali artis dari Asia kususnya Bollywood mampu meraup popularitas di Hollywood secara global. Biasanya para pesohor dari Asia hanya tampil sebagai pemeran pembantu yang tak diperhitungkan di film-film Hollywood lalu tenggelam begitu saja.

Apa yang menyebabkan orang-orang Asia menghadapi kesulitan untuk berkiprah di Hollywood?

1. Faktor Rasisme

 Di Amerika rasis masih menjadi isue sensitif.  Para sineas Hollywood lebih terpikat dengan aktor-aktor berkulit putih untuk bermain di film mereka sekali pun dalam film tersebut mengangkat kisah tentang cerita-cerita eksotis dari Asia.

Aktor-aktor berkulit putih dipoles sedemikian rupa agar tampak seperti orang Tiongkok atau pun mesir untuk memerankan adaptasi cerita-cerita dari timur tengah atau pun kesatria Tiongkok. Si kulit putih masih jadi primadona, dengan nama yang besar dan mendunia dipastikan akan mampu meraup jutaan dollar untuk para produser.

Sementara orang-orang asia bermata cipit atau berkulit eksotis hanya dijadikan sebagai daya tarik sekunder. Jika orang-orang Eropa dan Amerika berkulit putih bisa dipoles untuk bermain sebagai orang Asia, justru sebaliknya. Orang Asia akan terlihat kaku dan tak pas jika dipoles menjadi orang Amerika atau pun Eropa dalam sebuah film Hollywood.

2.Orang-Orang Asia kurang komersil secara Global

 Banyak pesohor dari Asia yang memiliki nama besar di negaranya dengan kwalitas dan bakat yang tak terbantahkan , tapi ketika mereka mencoba peruntungan di Hollywood akan mengalami kesulitan untuk berkemabang. Jarang sekali pesohor dari Asia yang membawa pulang oscar ke negaranya dengan mengharu biru. Mereka tidak pernah diberikan kesempatan untuk memainkan peran yang besar dan berpengaruh di Hollywood.

Oscar seolah hanya milik orang-orang Amerika dan Eropa atau orang Afrika berkulit Putih. Orang-orang Asia dianggap hanya bisa dipamerkan secara komersil di wilayah mereka dan nama besar mereka tak cukup mampuni untuk meggoda selera orang Amerika atau pun Eropa.

Follow Me In Social Media
Categories: MOVIE Tags: Tags: , ,

9 Responses to “MONGOLID YANG TERMARGINALKAN”

  1. I just could not depart your web site prior to suggesting that I really enjoyed the standard information a person provide to your guests? Is going to be again continuously in order to check up on new posts

Leave a Reply